CARA HIDUP MENURUT AGAMA ISLAM

PENDAHULUANIslam merupakan agama yang mengatur seluruh aspek kehidupan manusia untuk membangun kemakmuran di bumi menuju kebahagian dunia dan akhirat.
Salah satu penunjang kebahagiaan tersebut adalah kesehatan. Agama Islam sangat mengutamakan kesehatan (lahir dan batin) dan menempatkannya sebagai nikmat hidup kedua setelah iman, sebagaimana sabda Nabi Muhammad Shalallahu ‘Alaihi Wassalam “Mohonlah kepada Allah pengampunan, kesehatan (zhahir batin) dan keyakinan di duniadan akhirat. Sesungguhnya Allah tidak memberikan kepada seseorang setelah keyakinan (Iman) yang lebih baik daripada kesehatan.” (HR. Ahmad, Tirmidzi dan Ibnu Majah dan Abu Bakar, shahih sanadnya dari lbnu Abbas Radhiyallahuanh.
Dalam Al-Quran maupun Hadits Nabi Shalallahu ‘Alaihi Wassalam banyak didapatkan pelajaran atau petunjuk cara hidup sehat yang telah terbukti kegunaannya pada diri Nabi Shalallahu ‘Alaihi Wassalam dan para sahabatnya
Nabi Muhammad Shalallahu ‘Alaihi Wassalam dalam tarikh diriwayatkan, beliau adalah sebagai seorang yang sangat sehat. Ini terbukti se!ama hidupnya 63 tahun beliau hanya sakit 2 kali, pada hal beliau adalah manusia biasa sebagaimana ditegaskan oleh Allah di dalam Al-Quran Surat Al-Kahfi 110 dan Surat Fussilat 6 yang artinya
Katakanlah ‘Sesungguhnya aku ini hanya seorang manusia seperti kamu, yang diwahyukan kepadaku; Bahwa sesungguhnya Ilah kamu itu adalah Illah Yang Esa. (QS. 18:110; QS. 41:6)
Beberapa Petunjuk Agama Yang Berhubungan Dengan Kesehatan
  1. MAKANAN
1. Dilarang makan berlebihan.
Dalam Al-Quran surat Al-A’raf:31 Allah Subhanallahu wa Ta’ala berfirman yang artinya “…makan dan minumlah, dan jangan berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidakmenyukai orang-orang yang berlebih-lebihan.”(QS. 7:31).
Dan di dalam surat Thaha ayat 81, Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman yang artinya, “Makanlah dantara rezki yang baik yang telah kami berikan kepadamu, dan janganlahmelampaui batapadanya, yang menyebabkan kemurkaan-Ku menimpamu. Dan barangsiapa ditimpa oleh kernurkaan-Ku, maka sesungguhnya binasalah ia(QS. 20:81)
Dalam ayat-ayat ini dengan tegas Allah memerintahkan makan dan minum dan melarang berlebihan
2.Makan makanan yang sehat:Allah berfirman yang artinya:
“Dan makanlah makanan yang halal lagi baik dari apa yang Allah telah rizkikan kepadamu, dan bertaqwalah kepada Allah yang kamu beriman kepada-Nya”. (QS. 5:8)
Makanan yang halal adalah makanan yang tidak diharamkan oleh Allah . Dalam Al-Quran Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman yang artinya,“Diharamkan bagi kamu sekalian bangkai, darah, daging babi, daging hewan yang disembelih atas nama selain Allah, yang tercekik, yang dipukul, yang jatuh, yang ditanduk, dan yang diterkam binatang buas kecuali kamu sempat menyembelihnya, dan diharamkan bagi kamu sekalian hewan yang disembelih untuk berhala. (QSAI-Maidah: 3)
Selanjutnya makanan yang thayyib artinya yang baik, tentunya dari segi ilmu makanan/gizi yaitu makanan yang cukup mengandung unsur-unsur gizi yang dibutuhkan oleh tubuh, seperti karbohidrat, lemak, protein, vitamin, mineral dan air.
Kita mengenal pola makanan 4 sehat 5 sempurna, yang terdiri dari:
a. Makanan pokok (nasi/jagung/ketela/sagu/roti/gandum dll)
b. Lauk (ikan/daging/telur/tahu/tempe dll)
c. Sayur (daun ketela/daun pepaya/kembang turi/buah nangka muda dli)
d. Buah (pisang/pepaya/jeruk/duku/jambu/nangka dll)
e. Susu
3. Di samping itu pula Nabi menganjurkan agar mendinginkan makanan/minuman sebeum dimakan, dengan sabdanya,“Dinginkanlah makanan / minuman kamu sesungguhnva tidak ada kebaikan pada makanan / minuman yang panas.’ (HR. Al-Hakim dan Ad-Dailami). Mendinginkannya tidak dengan ditiup dengan napas karena ini juga dilarang oleh Nabi Shalallahu ‘Alaihi Wassalam (HR ibnu Majah).
Dari bidang Gastroenterologi diketahui bahwa makanan yang panas dapat menyebabkan perlukaan pada selaput lendir saluran cerna yang menyebabkan rasa sakit, perih, rasa panas, kembung, rasa penuh, mual, rasa seperti diiris dll (“Syndroma dyspepsia/Gastritis”).
4.Tidak minum Alkohol dan apa saja yang merusak tubuhAllah berfirman, “Mereka bertanya tentang “khamar’ dan judi, katakanlah, pada keduanya ada bahaya yang besar dan pula manfaat pada manusia, dan bahayanya lebih besar darimanfaatnya.” (QSAl-Baqarah: 219).
Pada ayat lain dikatakan oleh Allah, “Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya (meminum) khamr, berjudi, (berkorban untuk) berhala, mengundi nasib dengan panah, adalah perbuatan keji termasuk perbuatan syaitan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan ituagar kammendapakeberuntungan. ‘(QS. 5: 90)
Khamar adalah segala sesuatu yang memabukkan, misalnya alkohol.
Oleh para ahli, alkohol diketahui dapat menimbulkan kerusakan pada seluruh bagian tubuh manusia, seperti sistem syaraf, pembuluh darah, jantung, hati, saluran cerna dll.
Demikian pula bahan-bahan lain yang dapat merusak sel-sel tubuh sehingga dapat menimbulkan gangguan fungsi alat tubuh dan penyakit. Karena itu, maka segala penyebab kebinasaan yang merusak itu wajib dijauhi, sebagaimana larangan Allah, “Jangan campakkan dirimu ke dalam kebinasaan.‘ (QS Al-Baqarah: 195)
II. KEBERSIHANNabi Shalallahu ‘Alaihi Wassalam bersabda,“Bersihkan halaman-halaman karena Yahudi tidak membersihkan halaman – halaman mereka. (HR. Thabrani, lihat SilsilahShahihah:1/418, no.236)
Nabi Shalallahu ‘Alaihi Wassalam bersabda, “Sesungguhnva Allah lndah, menyukaikeindahanbersih menyukai kebersihan, Mulia menyukai kemuliaan dan Dermawan menyukai kedermawanan, maka bersihkanlah halaman-halamanmu dan janganlah meniru orang-orang yahudi. (HR tirmidzi 2723, dhaif).
Dalam Al-Quran Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman yang artinya, “Dan diturunkanpadamu air dari langit hujan untuk alat pembersih dirimu.” (Qs. Al-Anfal: 11).
Di ayat lain Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman yang artinya, “Dan pakaianmu bersihkanlah.” (Qs. Al-Muddatstsir: 4)
IlI.OLAH RAGA.Olah raga bermanfaat untuk kesehatan. Oleb karenanya, dengan berolahraga yang teratur, terukur dan bersitat aerobik akan memberikan banyak manfaat antara lain adalah mencegah kegemukan dengan seqala dampak negatifnya, menguatkan dan lebih mengefisienkan kerja otot-otot tubuh seperti otot jantung, otot pernafasan dan otot-otot rangka tubuh, dan lebih melancarkan aliran darah sehingga suplai zat-zat nutnisi ke sel-sel tubuh serta pembuangan bahan-bahan sisa dan sel-sel tubuh menjadi lebih baik. Keadaan ini sangat menguntungkan bagi kesehatan sel-sel tubuh yang menyusun
organ/alat tubuh.
IV.KETENANGAN JIWAKetenangan jiwa diperlukan untuk keserasian fungsional organ-organ tubuh. Sebaliknya ketegangan, kecemasan, emosi, akan menimbulkan gangguan fungsional pada organ-organ tubuh seperti sistem pencernaan. pernapasan, jantung, pembuluh darah, syaraf, hormonal dll.
Seorang yang gelisah, gundah, resah hati akan mengalami gangguan konsentrasi, gangguan tidur, sakit kepala, berdebar, sesak, tidak nafsu makan, mulas, mencret, sering mau kencing, dan keluhan keluhan lain, sehingga akan mengganggu aktifitas hariannya.
Ketenangan hati diperlukan untuk kesempurnaan / kelancaran kerja seluruh alat tubuh.
Membaca serta memahami Al-Qur’an atau dzikrullah bagi seorang mukmin merupakan obat untuk ketenangan hatinya.
Dalam Al-Quran, Allah Subhanallahu wa Ta’ala berfirman yang artinya, “Wahai sekalian manusia telah datang kepadamu pelajaran (Al Quran) dari Tuhanmu, dan sebagai obat untuk yang ada dalam dada (“qalbun”/ hati), dan petunjuk serta rahmat bagi mereka yang beriman. “(Yunus;57).
Nabi suka berolah raga. Diriwayatkan oleh Siti Aisyah radhiyallauanha bahwa beliau suka mengajak Siti Aisyah berlomba lari sejak Aisyah masih belia sampai tua.

Diriwayatkan pula bahwa Nabi Shalallahu ‘Alaihi Wassalam suka berjalan kaki walaupun kuda dan unta telah tersedia untuk beliau. Diriwayatkan pula, bahwa cara jalan Nabi adalah seperti jalannya orang yang menuruni bukit. Yaitu jalan cepat.

V.SUKA BELAJAR/MEMBACA:Belajar / olah pikir/ konsentrasi menurut Ahli Neurologi antara lain akan memacu produksi“neurotransmitter di otak, atau dikatakan menyebabkan jaringan serabut syaraf di otak menjadi rimbun, keadaan ini bermanfaat dalam mencegah kepikunan (“Dementia senilis”),yang akan terjadi pada lansia karena proses degenerasi sistem syaraf. Agama Islam sangat menganjurkan bahkan mewajibkan kegiatan belajar ini dan konsentrasi penuh (khusuk).
Firman Allah yang pertama turun adalah surat iqra’ (bacalah) yang mengandung perintah untuk membaca dan belajar. Dalam ayat lain Allah Subhanallahu wa Ta’ala berfirman yang artinya,”Allah mengangkat derajat orang-orang yang beriman dan yang berilmu pengetahuan.” (QS. Al-Mujadilah: 11).
Selanjutnya dalam beberapa Hadist dapat diketahui betapa Islam sangat menganjurkan bahkan mewajibkan umatnya untuk selalu menuntut ilmu. Hadist Anas yang berbunyi,”Menuntut ilmu adalah wajib bagi setiap muslim.’(HR. lbnu Majah, Shahih at-Targhib: 72) dan hadits-hadits lainnya.
PENUTUP
Kebahagiaan hidup di dunia maupun di akhirat adalah merupakan harapan setiap insan. Dan ini harus diupayakan sesuai dengan firman Allah Subhanallahu wa Ta’ala yang artinya, “Dan bahwasanya seorang manusia tiada memperoleh selain apa yang telah diusahakannya. Dan bahwasanya usahanya itu kelak akan diperlihatkan (kepadanya). Kemudian akan diberi balasan kepadanya dengan balasan yang paling sempurna,”(QS.53: 39-41)
Agama Islam telah memberikan petunjuk dan upaya-upaya tersebut agar dilaksanakan oleh para pemeluknya. Oleh karena itu sepatutnyalah kita patuhi perintah agama secara keseluruhan, tidak sepotong-sepotong.
Mudah-mudahan Allah memberikan kemudahan bagi kita untuk melaksanakannya, dan kita berharap akan kebahagiaan hidup di dunia dan kebahagiaan hidup di akhirat dan diselamatkan dan api neraka, Aamiin.
OLEH : H. YAHYA AMAR, S.Pd


Komentar

Postingan Populer